Margonda Residence 4

Jl. Margonda Raya, Depok, Jawa Barat

  • 29 LISTING

About Margonda Residence 4

PENGEMBANG DARI APARTEMEN MARGONDA RESIDENCE

CEMPAKA GROUP Dengan pengalaman sebagai General Contractor sejak tahun 1980 an, yang sudah sukses membangun proyek-proyek besar dalam bidang Apartemen, Shopping Center, Shophouses, Housing, Factory, Warehouse, Car Showroom dan Office Building, PT. Cipta Kertasari Mas / CKM (salah satu owner Perusahaan) bermitra dengan beberapa partner yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing, untuk membentuk usaha dibidang developer, maka terbentuklah untuk yang pertama kali PT. Cempaka Bersamamaju.
PT. Cempaka Bersamamaju, didirikan untuk mengembangkan proyek apartemen Margonda Residence di Jalan Margonda Raya Depok. Apartemen ini berada di lahan yang berkonstur menurun 10 meter dibawah Jalan Margonda Raya. Namun dengan naluri dan keahlian yang dimilki oleh salah satu pendiri , yaitu Dipl. Ing. Teddy Budianto, alumni tehnik dari Jerman, lahan tersebut berhasil disulap menjadi apartemen yang sangat menarik dan mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat.

Lokasi di pusat kota Depok,bebas banjir,terintegrasi dengan mall. Memadukan konsep Shopping Mal serta di lengkapi fasilitas kemewaan, antara lain HOTEL SANTIKA dengan konsep eksotik,Convention Hall,swimming pool,Sky Garden,serta shuttel Bus Route anatra Dmall dan Universitas Indonesia lokasi sangat strategis berada ditepi jalan utama KOta depok serta hanya 5 menit menuju tol.
APARTEMEN MARGONDA RESIDENCE
Margonda Residence III & IV hadir di pusat Kota Depok. Dengan memadukan konsep Apartemen dan Dmall, Margonda Residence III dan IV hadir menawarkan hunian dengan konsep baru di kawasan Kota Depok sehingga sangat cocok menjadi pilihan kehidupan keluarga yang bernuansa Lifestyle dan Entertainment. Meneruskan dari pendahulunya Apartemen Margonda Residence I & II, kehadiran Apartemen Margonda Residence III & IV lebih mengutamakan gaya hidup urban dan kehidupan modern.
Lokasinya sangat strategis, karena dapat dijangkau 1 menit dari Terminal Bus dan Stasiun Kereta Api Depok Baru, 300 meter dari Universitas Gunadarma dan 500 meter dari Universitas Indonesia, sedangkan akses dari arah Jakarta hanya 15 menit dari Pintu TOL Tanjung Barat. Selain akses dari arah Jakarta melalui Pintu Gerbang Tol Tanjung Barat, tidak lama lagi akan tersedia akses Pintu Tol yang menghubungkan Jagorawi – Depok – Cinere. Jalur Jalan Tol ini telah selesai tahun 2012 dan pintu Tol nya berjarak hanya sekitar 1 km dari Apartemen Margonda Residence III dan IV.
Margonda Residence III yang sudah diserahterimakan pada Oktober 2012 itu telah membangkitkan kepercayaan toko di pusat perbelanjaan Mal Depok.Teddy Budianto, Direktur Utama PT Propindo Sedayu dan Cempaka Group , mengatakan semenjak dibangunnya Margonda Residence III tingkat okupansi dari keterisian tenant (toko) di Mal Depok cenderung naik. Yang tadinya sepi menjadi ramai."Tadinya jumlah keterisian tenant masih sepi dan hanya mencapai 50 persen. Bahkan nyaris bangkrut, setelah tahu kami akan bangun Margonda Resdence III naik menjadi 100 persen bahkan es teller 77 yang sudah keluar kembali lagi ke Mall Depok," katanya di Depok, Jawa Barat, Sabtu (31/8/2013).Ia mengatakan semenjak adanya Margonda Residence III banyak pengelola toko yang tertarik bergabung bersama dengan Mal Depok
Padahal pada tahun 2010 Mall Depok sangat sepi."Kami kalah bersaing dengan Detos (Depok Town Square) dan Margo City, penduduk jakarta kebanyakan sudah mampir ke daerah tersebut jadi kami kehilangan peluang, makanya kami buat Margonda Residence III yang kebanyakan dihuni anak muda untuk menarik perhatian tenant, selain itu dalamnya juga kita rombak," tuturnya. Margonda Residence sendiri merupakan proyek hunian dengan 748 unit. Hampir 90 persen hunian itu sudah penuh dan hanya menyisakan 20 unit.Kebanyakan dari penghuninya adalah mahasiswa yang kuliah di Depok. Harga huniannya sendiri sudah naik dari Rp 180 juta dan dalam jangka waktu setahun sudah mencapai Rp 280 juta. "Kebanyakan memang buat mahasiswa, segmen kami memang kesitu, kalau untuk pekerja masih sedikit," katanya.
Apartemen pertama di Depok itu dinamai Margonda Residence. Dibangun oleh PT Cempaka Bersamamaju di atas lahan seluas 1,2 ha, Margonda Residence itu terletak di Margoda Raya, tak jauh dari tugu selamat datang masuk kawasan Margonda.
Apartemen ini memiliki kelebihan tersendiri karena dibangun di atas tanah yang berbukit-bukit, yang dilengkapi center bridge (jembatan penghubung) dan roof garden. Secara konsep apartemen ini untuk mahasiswa yang kampusnya berdekatan dengan lokasi apartemen. Atau, untuk orang yang ingin berinvestasi dengan membeli apartemen lalu menyewakan pada mahasiswa. Ini bisa dipahami karena lokasi Margonda Residence berdekatan dengan kampus Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, dan Universitas Gunadarma. Ada puluhan ribu mahasiswa dari tiga universitas tersebut yang menjadi pasar potensial apartemen ini.
Jembatan penghubung
Direktur Utama PT Cempaka Bersamamaju, Teddy Budianto, menjelaskan, kontur tanah di kawasan Margonda memang berbukit-bukit dan tidak rata. Di lokasi yang akan dibangun apartemen itu tanahnya turun dengan selisih level 10 meter. Kondisi tanah seperti itu mendatangkan ide untuk membangun jembatan yang menghubungkan masing-masing blok dalam apartemen.
Pada perencanaan digambarkan jembatan tersebut akan berada di lantai tiga. Ini akan sangat membantu para penghuni apartemen, khususnya yang menempati blok dengan enam lantai. ''Jadi, jembatan itu akan langsung masuk ke lantai tiga. Kalau enam lantai berarti untuk ke lantai enam hanya tiga kali naik tangga dan turun ke lantai satu hanya melewati dua tangga. Ini tidak terlalu memberatkan,'' kata Teddy. Dengan model seperti ini, katanya, lift tidak diperlukan. Itu berarti akan menurunkan biaya. Dampaknya, harga jual apartemen menjadi lebih murah jika dibandingkan menggunakan fasilitas lift.
Tanah berbukit
Kontur tanah yang berbukit di bakal lokasi Margonda Residence dibiarkan seperti adanya. Ini untuk menciptakan suasana yang lebih alamai. Di tanah tersebut nantinya akan dibangun taman untuk menciptakan keindahan dan kenyamanan. Konsep apartemen di atas tanah yang berbukit ini, ujar Teddy, merupakan sesuatu yang unik karena biasanya apartemen dibangun di atas tanah yang rata. ''Sepengetahuan saya, belum ada apartemen yang dibangun di atas bukit. Itulah kelebihan apartemen ini karena dibangun di atas bukit. Konsekuensinya kami harus membangun center bridge (jembatan di tengah-tengah apartemen,'' ungkapnya.
Di atas jembatan itu akan dibuat roof garden yang dilengkapi dengan tenda-tenda untuk tempat duduk-duku dan makan. Ini akan menambah kenyamanan khususnya di malam hari. Sedangkan di lantai bawah juga akan dibangun food court. Fasilitas lainnya yang akan dibangun adalah kolam renang, mini market, fitness center, parking lot, jogging track dalam taman, child playground, perpustakaan, TV cable, dan sejumlah fasilitas lainnya.
Lokasi Dekat Sasaran Pasar
Direktur Utama PT Cempaka Bersamamaju, Teddy Budianto, mengungkapkan, lokasi Margonda Residence cukup strategis karena terletak di pusat keramaian Kota Depok dan tidak jauh dari tiga universitas besar. Tidak jauh dari lokasi apartemen sudah berdiri Mal Depok, Plaza Depok, dan dalam proses pembangunan ITC Carrefour, serta rencana dibangun Depok Town Square/Macro City. Lingkungannya juga masih sangat alami dan letaknya di bukit sehingga memungkinkan perencanaan landscape yang baik.
Teddy menyatakan pihaknya memang sengaja memilih membangun apartemen di kawasan Margonda sebab harga perumahan di dekat lokasi tersebut sudah terlalu mahal dan tidak terjangkau. Karena itu, pihaknya membangun sebagian besar apartemen tipe 20 dengan harga sekitar Rp 100 juta sehingga bisa terjangkau oleh mahasiswa. ''Di sekitar apartemen ada sekitar 60 ribu mahasiswa dari tiga universitas. Dari jumlah sebanyak itu, lebih dari 10 persen berasal dari luar kota. Mereka ini butuh tempat tinggal. Karena itu, kami bangun apartemen yang bisa terjangkau oleh mereka. Atau, orang yang ingin berinvestasi dengan membeli apartemen lalu disewakan kepada para mahasiswa,'' katanya.
Selain mahasiswa, apartemen Margonda Residence juga menyasar orang yang ingin membeli apartemen untuk berinvestasi. Sebab, investasi dengan cara membeli apartemen lebih menguntungkan daripada deposito atau investasi di bank. Lagi pula, harga apartemen cenderung naik terus dan tidak pernah turun. Dalam kurun waktu 10 tahun, kenaikan harga biasanya terjadi sampai dua kali lipat.

+ Selengkapnya
29

Unit Tersedia

Lihat selengkapnya, jangan sampai kehabisan
Jelajahi Tempat Sekitar